Uluran Tangan Tuhan

ReMa – Sabtu, 16 Juli 2022
Renungan Malam
Metanoia Connect Community

Uluran Tangan Tuhan.

Mazmur 40:2 (TB) Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong.

Manusia memiliki kecenderungan untuk menjalin relasi atau pertemanan. Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan kehadiran orang lain untuk memberikan rasa tenang, nyaman, tenteram. Orang-orang yang seringkali memberikan rasa tenteram dalam hati kita adalah orang tua, pasangan, anak, sahabat, pemimpin rohani, rekan kerja, tetangga, dll. Hal ini membuktikan bahwa manusia jauh lebih tenang jika memiliki rekan yang bisa menemani untuk berjalan bersama dalam setiap aspek kehidupan.

Orang-orang terdekat inilah yang seringkali menjadi penolong kita dalam kesulitan, menjadi penasehat di tengah kebimbangan, bahkan kehadiran mereka saja mampu menghadirkan ketenangan. Terlebih lagi Tuhan, kehadiran-Nya mampu memberikan dampak yang jauh lebih besar dari orang-orang terdekat kita sekalipun. Ayat yang kita baca malam ini bahkan memberikan pengharapan yang demikian indah. Kata menjenguk dalam ayat ini memilili arti “mencondongkan badan seraya mengulurkan tangan”. Artinya bahwa dalam sikap menanti-nantikan Tuhan terdapat sebuah kepastian jawaban, yaitu Allah hadir mengulurkan tangan dan membuka telingan terhadap segala persoalan kita.

Jika kehadiran manusia saja mampu memberi rasa tenang, terlebih lagi kehadiran dan keterlibatan Tuhan, tentu akan memberikan damai sejahtera yang melimpah-limpah.

Kasih karunia yang akan terus memampukan kita.
Tuhan Yesus memberkati,
Daniel Raharjo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s